Promosi Doktor PPIA FEB UI: Laporan Keberlanjutan Substantif Kinerja Keberlanjutan dan Kesejahteraan Masyarakat

Promosi Doktor PPIA FEB UI: Laporan Keberlanjutan Substantif Kinerja Keberlanjutan dan Kesejahteraan Masyarakat

 

Rifdah Khalisha – Humas FEB UI

DEPOK – (13/1/2022) Program Pascasarjana Ilmu Akuntansi (PPIA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, menggelar sidang terbuka Promosi Doktor Astrid Rudyanto (1706090401), secara daring, pada Kamis (13/1).

Pada sidang Promosi Doktor ini, Prof. Nachrowi D. Nachrowi, Ph.D. hadir sebagai Ketua Sidang. Selaku tim pembimbing, Prof. Siddharta Utama, Ph.D. (Promotor), Dr. Dwi Martani (Ko-Promotor I), Desi Adhariani, Ph.D. (Ko-Promotor II). Lalu, Dr. Sylvia Veronica Nalurita Purnama Siregar, sebagai Ketua Penguji, dengan tim penguji Dr. Chaerul D. Djakman, Dr. Telisa Aulia Falianty, Yulianti, Ph.D., dan Arifin Rosid, Ph.D.

Pada sidang terbuka ini, Promovenda Astrid Rudyanto berhasil mempertahankan disertasinya dengan judul “Laporan Keberlanjutan Substantif Kinerja Keberlanjutan dan Kesejahteraan Masyarakat: Peran Penghindaran Pajak Agresif, Korupsi dan Inefisiensi Alokasi Pajak dengan Analisis Lintas Negara.”

Penelitian bertujuan memberikan bukti empiris peran laporan keberlanjutan substantif berbasis GRI (Global Reporting Initiative) dalam meningkatkan kinerja keberlanjutan, baik langsung maupun tidak langsung. Selain itu, menganalisis peran kinerja keberlanjutan dengan kesejahteraan masyarakat.

Astrid menjelaskan, “Laporan keberlanjutan substantif diduga mampu meningkatkan kinerja keberlanjutan dengan mengurangi penghindaran pajak agresif. Beranjak dari masalah tersebut, penelitian ini menguji pengaruh negatif penghindaran pajak agresif terhadap kesejahteraan masyarakat. Tujuannya, membuktikan pengurangan penghindaran pajak agresif berarti peningkatan etika perusahaan.”

Usai menjalankan penelitian pada perusahaan manufaktur di 20 negara dengan kapitalisasi terbesar di dunia selama 2014 hingga 2017, ia menemukan bahwa, pengaruh negatif penghindaran pajak agresif terhadap kesejahteraan masyarakat tergantung pada tingkat korupsi dan inefisiensi pengalokasian pajak.

Penelitian berimplikasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, perusahaan, pemerintah, dan pemangku kepentingan. Hasilnya menunjukkan bahwa laporan keberlanjutan substantif berpengaruh positif dengan kinerja keberlanjutan secara langsung. Namun, laporan keberlanjutan substantif tidak berpengaruh pada terhadap kinerja keberlanjutan melalui penghindaran pajak agresif.

Astrid mengutarakan pengaruhnya bagi kesejahteraan masyarakat, “Penelitian menunjukkan kinerja keberlanjutan berpengaruh positif terhadap kesejahteraan masyarakat. Hal ini sesuai dengan teori invisible hand yang menyatakan keuntungan perusahaan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat jika mengurangi eksternalitas negatif.”

“Sementara itu, penghindaran pajak agresif berpengaruh negatif terhadap kesejahteraan masyarakat. Hasil ini sesuai dengan teori fungsionalisme, yang mengindikasikan perusahaan menggunakan tax saving dari penghindaran pajak agresif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat jika pemerintah inefisien dalam kesejahteraan masyarakat,” demikian ia menutup paparan.

Dewan Pimpinan sidang terbuka promosi doktor memutuskan, Astrid Rudyanto (1706090401) lulus dengan predikat Cum Laude dan berhasil meraih gelar Doktor yang ke-87 Bidang Ilmu Akuntansi. Selamat kepada Dr. Astrid Rudyanto! (hjtp)