Kuliah Umum PPIE FEB UI: Penggunaan Hasil Sensus dan Survei di BPS dalam Bidang Akademis

Kuliah Umum PPIE FEB UI: Penggunaan Hasil Sensus dan Survei di BPS dalam Bidang Akademis

 

Rifdah Khalisha – Humas FEB UI

DEPOK – (2/12/2021) Dr. Nurma Midayanti (Direktur Statistik Kependudukan dan Ketenagakerjaan – Badan Pusat Statistik) menjadi pembicara dalam Kuliah Umum Program Pascasarjana Ilmu Ekonomi (PPIE) FEB UI, dengan topikPenggunaan Hasil Sensus dan Survei di BPS dalam Bidang Akademis” pada Kamis (2/12).

Pada awal paparannya, Nurma mengutarakan, “BPS merupakan penyedia indikator strategis bagi pemerintah untuk merencanakan dan mengevaluasi program pembangunan di Indonesia. Terlebih, Presiden Jokowi telah menyatakan data BPS sebagai rujukan. Dengan tanggung jawab besar tersebut, BPS terus melakukan perbaikan sehingga mampu menyajikan data berkualitas.”

Para akademisi dapat memanfaatkan data milik BPS untuk kebutuhan pengajaran, pembelajaran, atau penelitian, misalnya menggunakan series data dari indikator makro untuk melihat keadaan dan kinerja perekonomian, age profile untuk melihat kecenderungan pengangguran yang menyasar penduduk muda dan pendidikan tinggi, dan analisis Survei Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS) untuk melihat indikator pasar tenaga kerja dan pekerjaan layak di Indonesia.

Selama pandemi, BPS melakukan rapid survei tentang dampak COVID-19 secara daring melalui covid-19.bps.go.id. Adapun survei yang telah terhimpun datanya adalah survei perilaku masyarakat pada masa pandemi COVID-19, survei sosial demografi dampak COVID-19, serta survei dampak COVID-19 terhadap pelaku usaha jilid I dan jilid II.

“Masyarakat umum dapat mengakses diseminasi data milik BPS untuk kebutuhan apapun, termasuk bidang akademis. Terdiri dari publikasi digital, berita resmi statistik, tabulasi, dan infografis, tanpa berbayar melalui aplikasi Allstats dan situs web di bps.go.id. Namun, jika ingin mengakses data mikro, maka perlu membayar tarif sesuai Peraturan Pemerintah (PP) No. 7 Tahun 2015 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP),” tuturnya.

BPS pun menyediakan berbagai informasi lainnya. Pertama, Sensus melalui sensus.bps.go.id, situs web yang menyediakan data statistik, baik skala nasional maupun internasional, untuk menggambarkan keadaan sebenarnya secara akurat. Data sensus tersedia dalam beberapa jenis, yakni sensus penduduk, pertanian, dan ekonomi.

Kedua, Sistem Informasi Rujukan Statistik (SIRUSA) melalui sirusa.bps.go.id, situs web yang menyediakan metadata kegiatan statistik di Indonesia. Metadata kegiatan statistiknya terbagi menjadi statistik dasar untuk keperluan bersifat luas dan lintas sektoral, berskala nasional maupun regional, pelaksanaannya pun menjadi tanggung jawab BPS; statistik sektoral untuk keperluan instansi pemerintah dalam rangka menjalankan tugas pokok; dan statistik khusus untuk keperluan instansi swasta dalam rangka menjalankan penelitian.

Ketiga, Sistem Informasi Layanan Statistik (SILASTIK) melalui silastik.bps.go.id, situs web yang membantu pengguna data untuk berkomunikasi dengan petugas BPS untuk mengajukan permintaan atau konsultasi data. Permintaan data berupa publikasi cetak, publikasi elektronik, data mikro, dan peta digital Wilkerstat, sedangkan konsultasi data berupa metadata, klasifikasi, data, situs web, dan metodologi. (hjtp)