Promosi Doktor PPIM FEB UI: The Role of Digital Leadership, Customer Orientation, and Business Model Innovation for IoT Companies

Promosi Doktor PPIM FEB UI: The Role of Digital Leadership, Customer Orientation, and Business Model Innovation for IoT Companies

 

Rifdah Khalisha – Humas FEB UI

DEPOK – (9/8/2021) Program Pascasarjana Ilmu Manajemen (PPIM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, menggelar sidang terbuka Promosi Doktor Muhamad Yopan (1706090345) secara daring, pada Senin (9/8/2021). Penulisan disertasi yang diangkat oleh Promovendus, berjudul “The Role of Digital Leadership, Customer Orientation, and Business Model Innovation for IoT Companies.”

Sidang Promosi Doktor ini diketuai oleh Teguh Dartanto, Ph.D., dengan pembimbing Prof. Rhenald Kasali, Ph.D. (Promotor), Dr. T. Ezni Balqiah (Ko-Promotor I), dan Dr. Manerep Pasaribu (Ko-Promotor II). Selaku tim penguji, Dony Abdul Chalid, Ph.D. (Ketua Penguji), Dr. Muhammad Awaluddin, RR. Ratih Dyah Kusumastuti, Ph.D., Riani Rachmawati, Ph.D., dan Dr. Setyo Hari Wijanto.

   

Promovendus Muhamad Yopan mengeksplorasi faktor-faktor signifikan dari inovasi model bisnis dan dampaknya terhadap kinerja perusahaan Internet of Things (IoT). Penelitian ini menggunakan metode PLS-SEM, dengan melibatkan sampel 75 perusahaan IoT di Indonesia sebagai negara berkembang yang masih dalam tahap awal digitalisasi. Aspek digital leadership dan customer orientation telah teridentifikasi sebagai faktor signifikan dari inovasi model bisnis dan juga teridentifikasi bahwa inovasi bisnis model mampu meningkatkan performa perusahaan IoT.

Penelitian mengidentifikasi alasan perusahaan IoT masih berjuang untuk meningkatkan kinerja keuangan. Objektifnya  menginvestigasi faktor yang mempengaruhi inovasi model bisnis dari sudut pandang orientasi internal dan external, peran ekosistem IoT pada kinerja perusahaan, dan peran inovasi model bisnis pada kinerja perusahaan, serta menguji elemen kritis pada inovasi model bisnis perusahaan IoT.

Secara umum, penelitian ini mengidentifikasi hubungan antara kepemimpinan digital (digital leadership), orientasi pelanggan (customer orientation), inovasi model bisnis (business model innovation), kolaborasi (collaboration), kesiapan regulasi (regulation readiness), dan kinerja bisnis (business performance).

Hasil penelitian telah berkontribusi secara teoritis dalam mengamati model bisnis IoT dari perspektif perusahaan IoT, dan meneliti unsur inovasi model bisnis IoT. Setelah mengkaji beberapa indikator kepemimpinan digital sebagai ciri utama pemimpin digital, penelitian menemukan bahwa indikator tersebut dapat menentukan berapa jauh beroperasinya variabel kepemimpinan digital. Selain itu, inovasi model bisnis dapat melengkapi bidang manajemen strategis yang mapan, untuk mendiversifikasi portofolio dan produk perusahaan. Penelitian pun menjembatani kesenjangan penelitian milik Zhu dan Nakata (2007) serta Folteanand dan Glovatchi (2021).

Penelitian juga mengidentifikasi beberapa implikasi penting bagi manajer. Pertama, perilaku kepemimpinan digital dan orientasi pelanggan memainkan peran penting dalam mendorong inovasi model bisnis di perusahaan IoT, berkomitmen kepada pelanggan adalah yang paling signifikan. Kedua, tidak ada strategi tunggal yang cocok untuk semua perusahaan, oleh karena itu perlu mendorong perusahaan untuk meremajakan model bisnis berdasarkan kebutuhan pelanggan. Ketiga, general manager (GM) atau vice president (VP) sebagai manajer menengah, berperan penting dalam menjembatani manajemen level atas dan bawah. Di sini juga terungkap  bahwa perusahaan perlu memperhatikan GM atau VP, khususnya di bidang kepemimpinan digital, inovasi model bisnis, dan kolaborasi. Keempat, revolusi industri 4.0 ekonomi digital mampu mendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Dewan Pimpinan sidang terbuka promosi doktor memutuskan, Muhamad Yopan (1706090345) lulus dengan predikat Cum Laude dan berhasil meraih gelar Doktor yang ke-296 Bidang Ilmu Manajemen Stratejik. Selamat kepada Dr. Muhamad Yopan! (hjtp)

Leave a Reply