Promosi Doktor PPIE FEB UI: Analisis Aliran Modal Asing dan Penerapan Kebijakan Capital Control dalam Bauran Kebijakan Capital Flow Management di Indonesia

Promosi Doktor PPIE FEB UI: Analisis Aliran Modal Asing dan Penerapan Kebijakan Capital Control dalam Bauran Kebijakan Capital Flow Management di Indonesia

 

Nino Eka Putra – Humas FEB UI

DEPOK – (28/7/2021) Program Pascasarjana Ilmu Ekonomi (PPIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, menyelenggarakan sidang terbuka Promosi Doktor Agus Salim (1306416986) secara daring, pada Rabu (28/7/2021). Penulisan disertasi yang diangkat oleh Promovendus, berjudul Analisis Aliran Modal Asing dan Penerapan Kebijakan Capital Control dalam Bauran Kebijakan Capital Flow Management di Indonesia”.

Sidang Promosi Doktor ini diketuai oleh Prof. Dr. Ine Minara S. Ruky, dengan pembimbing, Sugiharso Safuan, Ph.D. (Promotor), Prof. Nachrowi Djalal Nachrowi, Ph.D. (Ko-Promotor 1), Dr. Halim Alamsyah (Ko-Promotor 2). Selaku tim penguji, Diah Widyawati, Ph.D. (Ketua Penguji), Febrio Kacaribu, Ph.D., Zaafri. A. Husodo, Ph.D., Dr. Telisa Aulia Falianty, dan Dr. Moch. Doddy Ariefianto.

Promovendus Agus Salim menganalisis bahwa negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, dihadapkan pada masalah deras dan berfluktuasinya aliran modal asing, yang mengakibatkan terjadinya ketidakstabilan finansial dan perekonomian. Dua permasalahan ini tidak selalu dapat diatasi dengan menggunakan kebijakan moneter dan fiskal, sehingga diperlukan kebijakan tambahan untuk mengatasinya. Kebijakan tambahan tersebut berupa capital flow management, terdiri dari dua kategori, yaitu capital control dan makroprudensial.

Permasalahan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana perilaku aliran modal asing di Indonesia, apa saja faktor-faktor yang mempengaruhinya, bagaimana dampaknya bagi perekonomian, serta bagaimana respon kebijakan yang sudah dilakukan dan apakah kebijakan tersebut sudah mencukupi. Tujuan dari penelitian ini untuk dapat menjawab permasalahan tersebut dengan melakukan analisis aliran modal asing meliputi aspek perilaku, determinan, dampak, dan kebijakan yang sudah diterapkan. Selanjutnya dilakukan analisis kebijakan penerapan capital control sebagai bagian dari capital flow management meliputi transmisi aliran modal asing, penerapan kebijakan capital control, serta bauran kebijakan capital control dengan kebijakan makroprudensial.

Metode penelitian yang digunakan pada aspek analisis perilaku aliran modal adalah metode deskriptif untuk analisis tren dan komposisi, model Forbes dan Warnock untuk analisis episode ekstrim aliran modal asing, metode simpangan baku, coefficient of variation, dan estimated standard deviation produced by ARIMA(1,1,0) untuk analisis volatilitas aliran modal. Selanjutnya untuk analisis hubungan antar aliran modal asing digunakan metode correlation coefficent, sedangkan untuk analisis persistensi menggunakan koefisien regresi AR(1) dari aliran modal asing yang telah dinormalisasi menjadi rasio dari PDB secara rolling window 10 tahun.

Pada aspek analisis determinan aliran modal asing digunakan model robust least square dengan MM-Estimate. Kemudian, untuk aspek analisis dampak aliran modal asing digunakan model vector autoregression (VAR). Data yang digunakan berasal dari berbagai jenis aliran modal asing yang masuk ke Indonesia dari tahun kuartal I-1969 hingga kuartal IV-2018 dari SEKI Bank Indonesia.  Analisis kebijakan dilakukan dengan simulasi kebijakan model dynamic stochastic general equilibrium (DSGE). Model DSGE dikembangkan berdasarkan model Ramanauskas dan Karmelavicius.

Dalam melakukan analisis untuk mendapatkan kebijakan yang optimal digunakan alat ukur yang membandingkan dampak kebijakan terhadap stabilitas sektor finansial dan stabilitas perekonomian. Untuk mengukur kestabilan sektor finansial digunakan volatilitas kredit perbankan kepada perusahaan. Volatilitas kredit perbankan ditunjukkan oleh variance dari kredit perbankan. Untuk kestabilan perekonomian diukur dengan menggunakan fungsi tujuan loss function bank sentral. Loss function merupakan fungsi yang bertujuan untuk meminimumkan loss dengan cara meminimumkan variance dua faktor penting dari fungsi taylor rule, output dan inflation gap. Lalu, untuk memeriksa apakah  perbedaan rata-rata nilai stabilitas finansial dan stabilitas ekonomi antar skenario kebijakan signifikan secara statistik digunakan uji Anova dengan Post Hoc Games-Howell.

Hasil temuan analisis disertasi ini yakni, perilaku aliran modal asing di Indonesia didominasi oleh aliran modal asing yang prosiklikal tinggi dengan tingkat volatilitas tinggi serta rendah persistensinya. Episode ekstrim stop, dimana aliran modal asing berhenti dan keluar yang terjadi di Indonesia berlangsung dalam waktu lebih lama dengan magnitude lebih besar dibandingkan dengan negara-negara lainnya. Pada dasarnya, risiko ketidakstabilan finansial dan ekonomi akibat perilaku aliran modal asing di Indonesia tinggi.

Determinan aliran modal asing yang masuk ke Indonesia terdiri dari push factors (faktor global) dan pull factors (faktor domestik). Variabel push factors yang paling berpengaruh terhadap berbagai jenis dan bentuk aliran modal asing berupa tingkat suku bunga negara maju. Sedangkan variabel pull factors paling berpengaruh terhadap berbagai jenis dan bentuk aliran modal asing yakni risiko negara (country risk) Indonesia. Lebih lanjut temuan dari disertasi ini mengenai dampak masuknya aliran modal asing untuk meningkatkan likuiditas perekonomian domestik, apresiasi nilai tukar rupiah, dan penurunan tingkat suku bunga riil perekonomian yang mendorong terjadinya ekspansi kredit. Pada akhirnya rangkaian dampak masuknya aliran modal asing tersebut menyebabkan terjadinya ekspansi sektor finansial dan ekspansi perekonomian Indonesia.

Hasil analisis simulasi kebijakan dengan menggunakan model DSGE menunjukkan, bahwa penerapan kebijakan makroprudensial dapat mengurangi ekspansi kredit yang terjadi akibat masuknya aliran modal asing ke dalam perekonomian domestik. Adapun penerapan kebijakan capital control maupun minimum holding period secara terpisah dapat menurunkan besarnya aliran modal asing yang masuk ke dalam perekonomian.

Dengan begitu penerapan secara terpisah berbagai kebijakan tersebut dapat digunakan untuk menstabilkan sektor finansial dan perekonomian dari lonjakan aliran modal asing yang masuk ke perekonomian.

Bauran kebijakan yang memadukan kebijakan moneter, makroprudensial dan capital control memberikan hasil paling optimal bila dibandingkan dengan kebijakan-kebijakan lainnya. Interaksi positif dari kedua kebijakan tersebut menunjukkan lebih efektifnya penerapan bauran kebijakan makroprudensial dan capital control bila dibanding dengan penerapan secara terpisah kedua kebijakan tersebut.  Implikasi dari hasil temuan disertasi ini ialah kebijakan capital control dapat menjadi alternatif kebijakan, disamping kebijakan makroprudensial, sebagai bagian dari kebijakan capital flow management, baik diterapkan secara terpisah maupun dalam bentuk bauran kebijakan.

Dewan Pimpinan sidang terbuka promosi doktor memutuskan, Agus Salim (1306416986) dinyatakan lulus dengan predikat Sangat Memuaskan dan berhasil mendapat gelar Doktor yang ke-124 Bidang Ilmu Ekonomi. Selamat kepada Dr. Agus Salim! (hjtp)

 

Leave a Reply