Promosi Doktor PPIM FEB UI, “Pengaruh Negative Electronic Word of Mouth Terhadap Intensi Pembelian, Peran Moderasi External Cues”

Promosi Doktor PPIM FEB UI, “Pengaruh Negative Electronic Word of Mouth Terhadap Intensi Pembelian, Peran Moderasi External Cues”

 

Nino Eka Putra – Humas FEB UI

DEPOK – (9/6/2021) Program Pascasarjana Ilmu Manajemen (PPIM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, menyelenggarakan sidang terbuka Promosi Doktor Shinta Rahmani (1506776982) secara daring, pada Rabu (9/6/2021). Penulisan disertasi yang diangkat oleh Promovenda, berjudul Pengaruh Negative Electronic Word of Mouth Terhadap Intensi Pembelian, Peran Moderasi External Cues”.

Sidang Promosi Doktor ini diketuai oleh Teguh Dartanto, Ph.D., dengan pembimbing, Dr. Rizal Edy Halim (Promotor), Gita Gayatri, Ph.D. (Ko-Promotor 1), Dr. Asnan Furinto (Ko-Promotor 2). Selaku tim penguji, Prof. Dr. Adi Zakaria Afiff (Ketua Penguji), Daniel Tumpal H Aruan, Ph.D., Dr. M. Gunawan Alif, Sri Rahayu Hijrah Hati, Ph.D., dan Dr. T. Ezni Balqiah.

Penelitian promovenda Shinta Rahmani menyelidiki apakah reputasi perusahaan maupun klaim produk dapat digunakan untuk mengurangi dampak elektronik negatif dari mulut ke mulut atau electronic Word of Mouth (e-WOM). Penelitian ini melakukan eksperimental quasi dalam tiga studi bersama dengan 312 mahasiswa sebagai peserta, yang memiliki akun di media sosial, dengan menggunakan metodologi kualitatif dan kuantitatif.

Penelitian kualitatif dilakukan dengan wawancara kelompok untuk memutuskan jumlah ulasan negatif tinggi/rendah, tingkat kredibilitas, dengan desain lapangan didahului oleh studi percontohan dan studi utama. Model penelitian pada tiap-tiap studi diuji dan dikembangkan menggunakan data yang dikumpulkan melalui kuesioner dalam survei lapangan.

Hasil penelitian pertama menunjukkan bahwa eWOM negatif mengurangi niat pembelian, termasuk juga konstruk theory of planned behaviour yaitu sikap, norma subjektif dan kontrol perilaku yang dirasakan. eWOM negatif tinggi mengurangi niat pembelian lebih besar dari eWOM negatif rendah. Kemudian, penelitian kedua menemukan dalam kondisi eWOM negatif tinggi, persepsi reputasi perusahaan yang baik mempengaruhi niat pembelian. Selain itu, niat pembelian menjadi lebih tinggi ketika persepsi reputasi perusahaan baik dibandingkan reputasi buruk.

Selanjutnya, penelitian ketiga menemukan bahwa dalam kondisi eWOM negatif tinggi, klaim produk mempengaruhi sikap, norma subyektif, kontrol perilaku, dan niat pembelian. Klaim produk kongruen mempengaruhi sikap, norma subyektif, kontrol perilaku dan intensi pembelian menjadi lebih tinggi dibandingkan pada klaim produk tidak kongruen. Penelitian ini menyarankan untuk memitigasi dampak eWOM negatif dengan melakukan kegiatan preventive dibandingkan corrective.

Dengan demikian, Dewan Pimpinan sidang terbuka promosi doktor memutuskan, Shinta Rahmani (1506776982) dinyatakan lulus dengan predikat Memuaskan dan berhasil mendapat gelar Doktor yang ke-291 Bidang Ilmu Manajemen Pemasaran. Selamat kepada Dr. Shinta Rahmani! (hjtp)

 

Leave a Reply