Webinar FEB UI dan Asian Paints: How to Build Right Career Path in Corporate Environment

Webinar FEB UI dan Asian Paints: How to Build Right Career Path in Corporate Environment

 

Rifdah Khalisha – Humas FEB UI

DEPOK – (5/5/2021)  Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) bersama Asianpaints mengadakan webinar dengan topik “How to Build Right Career Path in Corporate Environment” pada Rabu (5/5). Pada acara hadir Abhishek Mohnot (Direktur Keuangan, Logistik, dan Komersial PT Asian Paints Indonesia) sebagai pembicara.

Asian Paints Indonesia adalah bagian dari Grup Asian Paints, perusahaan cat yang berasal dari India. Perusahaan ini mulai beroperasi di Indonesia pada tahun 2016 dengan pabrik berada di area industri Suryacipta, Karawang.

   

Abhishek memandang pemangku kepentingan (stakeholders) sebagai individu ataupun kelompok yang memiliki kepentingan dalam sebuah perkumpulan atau perusahaan. Ia mengatakan bahwa pemangku kepentingan menjadi titik awal keberadaan yang mampu memengaruhi atau dipengaruhi. Sebenarnya, pemangku kepentingan bisa saja orang tua, saudara, teman, rekan kerja, dan sebagainya. Oleh karena itu, penting mengetahui sosok pemangku kepentingan di dalam hidup.

“Pemangku kepentingan menaruh banyak harapan yang mungkin menjadi tujuan hidupmu, entah hari ini atau esok. Terkadang harapan mereka berbeda atau berkontradiksi dengan harapan dirimu sendiri. Apabila terjadi, bicarakan dan klarifikasi ekspetasimu. Katakan jika tidak bisa mengikuti ekspektasi dan arahan mereka,” tuturnya.

Seseorang harus punya pendukung untuk membantu meraih tujuan. Misalnya, pendukung para siswa, di antaranya sehat, disiplin, komitmen, pengetahuan, dan sebagainya. Temukan dan identifikasi setidaknya 15 pendukung kuat yang mungkin bisa membantumu sukses. Pastikan terus meningkatkan pendukung, seperti membaca buku lebih banyak, mempelajari lebih luas tanpa henti, memperluas hubungan dengan para pemangku kepentingan, dan mengasah pemikiran yang berkembang.

Tanpa pendukung, mungkin saja meraih kesuksesan dalam jangka pendek, tetapi akan sulit meraih kesuksesan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, perlu menjaga, melanjutkan, meningkatkan, dan mempertahankan pendukung tersebut. Siapa pun di dunia punya potensi untuk sukses. Jika lebih banyak menghabiskan dan menginvestasikan waktu untuk fokus pada pendukung, maka lebih menjamin kesuksesan.

Terkadang terasa sulit menepati janji, tak sedikit pula yang mudah mengumbar janji daripada menepatinya. Tunjukkan komitmen, bukan sekadar janji kepada siapa pun, termasuk para pemangku kepentingan. Saat sudah berjanji kepada seseorang, pantau dan tepati janji itu.

Agility berarti memahami keadaan dengan cepat, melihat masa depan, dan merasakan perubahan. Dalam arti harfiah, agile adalah tangkas, lincah, atau gesit. Di kehidupan yang serba tak pasti, perlu agility yang luar biasa. Mestinya, seseorang mampu mengubah arah dengan cepat dan tepat pada waktu bergerak tanpa kehilangan keseimbangan sehingga beradaptasi dan bertahan dengan segala perubahan zaman. Selalu ada peluang pada ketidakpastian, jadi hindari rasa takut dan bangun rasa yakin. Lebih berani dalam mengambil risiko karena jika tidak ada risiko, maka tidak ada kehidupan.

Ia mengenalkan nilai-nilai yang dijunjung oleh Asian Paints, yakni membela kesuksesan satu sama lain, tanpa pamrih, memastikan kesuksesan semua kelompok dan individu; semangat kreatif, berusaha berpikir di luar kotak, menemukan inovasi dan solusi yang berbeda, mengeksekusi secara cepat, dan memerhatikan detail; ketelitian ilmiah, mengadopsi pendekatan berbasis analisis data untuk pengambilan keputusan dan eksperimen berkelanjutan; keberanian, tak kenal takut dalam membentangkan tujuan dan menantang diri sendiri melakukan sesuatu; integritas, selalu menunjukkan konsistensi ucapan; dan semangat pelanggan, memperlakukan pelanggan sebagaimana ingin diperlakukan.

Lalu, Abhishek membagikan perjalanan dan pengalamannya di Asian Paints Indonesia. Ia menganggap perjalanan awal menjadi bagian terindah dalam karirnya. Ia tiba di Indonesia tanpa keluarga, bisnis, teman, dan relasi pada Agustus 2014. Mulai mendirikan perusahaan, investasi, dan bidang hukum serta membangun tim, sumber daya, dan hubungan.

Ia menyesuaikan diri dalam banyak hal di lingkungan barunya, mulai dari bahasa, budaya, hingga kebiasaan. Saat mengalami hambatan dan kegagalan, ia akan segera bangkit. Menurutnya, tantangan selalu punya banyak jalan. Abhishek memegang teguh prinsip 3I, initiating (memulai), implementing (menerapkan), dan improving (meningkatkan).

“Pada 2014-2015, Asian Paints mendirikan perusahaan dengan proses hukum. Kami membuat tol, membeli tanah, dan memulai perjalanan bisnis. Setahun kemudian, kami meresmikan pabrik di area industri Karawang dan meluncurkan berbagai produk inovatif. Pertumbuhan terjadi begitu pesat, 100 persen setiap tahunnya. Kami pun menerima respon luar biasa positif dari masyarakat,” terangnya.

Hingga akhirnya pada musim Ramadan tahun ini, Asian Paints APKOValue memulai perjalanan untuk menjadi cat yang paling diinginkan. Dalam kampanye televisi Asian Paints Indonesia yang pertama kali ini, harapannya dapat menjangkau konsumen Indonesia secara luas dengan “cat kental betul” milik kami. Iklan tersebut akan menjangkau lebih dari 70 persen dari target penonton dengan lebih dari 4000 spot TV dalam 2 bulan mendatang.

Leave a Reply