Seri Webinar  LM FEB UI, “Virtual Assessment: Alternatif Model Pelaksanaan Asesmen di Era Digital”

Seri Webinar  LM FEB UI, “Virtual Assessment: Alternatif Model Pelaksanaan Asesmen di Era Digital”

 

Nino Eka Putra ~ Humas FEB UI

DEPOK – (28/8/2020) Lembaga Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia menyelenggarakan seri webinar, berjudul “Virtual Assessment: Alternatif Model Pelaksanaan Asesmen di Era Digital”, pada Jumat (28/8/2020).

Narasumber pada webinar kali ini, Dyah Prameshwary, M.Psi., Senior Consultant LM FEB UI, dengan moderator Yuli Setiono, S.E., M.Si., Senior Consultant LM FEB UI.

Dyah Prameshwary, menyampaikan bahwa virtual assessment dalam pelaksaan asesmen di era digital memiliki keunggulan, yaitu hemat biaya transportasi dan akomodasi, bisa tetap dijalankan dalam situasi yang minim kontak sosial, memperluas pangsa pasar (meningkatkan volume pekerjaan). Namun, perlu diperhatikan kesiapan penerapan virtual assessment dari sisi infrastruktur (perangkat, jaringan/koneksi internet), personil yang terlibat (mencakup pemahaman dan penguasaan perangkat, sistem dan platform digital yang digunakan), briefing dan panduan untuk peserta dan seluruh personil (asesor, host), dan helpdesk serta information technology (IT) support.

Terdapat 2 model virtual assessment, yaitu model 1, bila peserta tes berada dikediaman/lokasi masing-masing dan menggunakan fasilitas (laptop dan koneksi internet) pribadi. Model 2, bila peserta datang ke kantor cabang atau perwakilan wilayah dan menggunakan fasilitas (laptop dan koneksi internet) milik perusahaan/kantor. Langkah-langkahnya, meliputi persiapan, pemrograman, uji coba dan evaluasi, serta implementasi.

“Pada dasarnya, tahapan persiapan LM ­e-assessment, prosesnya berawal dari: perusahaan kirim daftar peserta, LM FEB UI kirim undangan account test dan link Gmeet via email peserta, aktivasi account di email, dan peserta memiliki account aktif dan link Gmeet. Kemudian, tahapan LM ­e-assessment di hari pertama, peserta tersambung online di Gmeet dan mengakses link Gmeet, peserta mengerjakan tes dan login aplikasi tes. Sedangkan, tahapan tersebut di hari kedua, peserta memiliki link Gmeet, mengakses link Gmeet, peserta tersambung online di Gmeet,” ujar Dyah.

Lanjut Dyah, prinsip yang senantiasa LM FEB UI terapkan dalam setiap pelaksanaan assessment (penilaian), memiliki accuracy (memperhatikan ketepatan detail, baik metode maupun laporan, serta memastikan hanya kandidat yang sesuai dengan kualifikasi yang akan direkomendasi kepada perusahaan), confidentiality (menjamin kerahasiaan hasil pemeriksaan dengan memastikan data hanya disampaikan kepada pihak yang berkepentingan), validaty (menggunakan tools yang mengukur aspek yang dipersyaratkan bagi kandidat, sesuai dengan karakteristik pekerjaan dan perusahaan), independency (memastikan hasil pemeriksaan yang memenuhi kualifikasi yang direkomendasikan, bebas dari pengaruh pihak manapun), dan innovation (senantiasa menggunakan tools terkini untuk memastikan kecepatan dan keakuratan proses penilaian terhadap kandidat). (hjtp)

Leave a Reply