Sambut Mahasiswa Baru, Program Pascasarjana Ilmu Manajemen FEB UI Perkenalkan Mobil Listrik dari Bluebird

Sambut Mahasiswa Baru, Program Pascasarjana Ilmu Manajemen FEB UI Perkenalkan Mobil Listrik dari Bluebird

 

Nino Eka Putra ~ Humas FEB UI

DEPOK – Dalam menyambut tahun ajaran baru 2019–2020, Program Pascasarjana Ilmu Manajemen FEB UI menyelenggarakan Penyambutan Mahasiswa Baru S-2 & S-3 Semester Gasal yang bertempat di Gedung Pascasarjana, ruang 401-403, pada Sabtu (10/8/2019).

Pada tahun ini, jumlah mahasiswa S-2 & S-3 PPIM sebanyak 120 yang aktif pada semester ini. Terdiri dari Program Studi S-2 Keuangan, Pemasaran, SDM, Perbankan, dan Stratejik. Kemudian, Program Studi S-3 Keuangan & Perbankan, Pemasaran, dan Stratejik. Kegiatan ini diawali dengan presentasi pengenalan (Kaprodi, Sekretaris Program Studi, Staf PPIM), jurnal & konferensi akademik Internasional, fasilitas layanan Pusat Sumber Belajar & perpustakaan UI, fasilitas teknologi atau sistem informasi, dan presentasi akademik.

Wakil Dekan 1, Beta Yulianita Gitaharie dalam sambutannya mengucapkan selamat datang di kampus perjuangan FEB UI dan ini menjadi pilihan tepat dalam menuntut ilmu. Di dalam dunia pendidikan tinggi, FEB UI menerapkan dan memberikan sanksi tegas kepada mahasiswa yang ketahuan mencontek saat ujian berlangsung. Selain itu, mahasiswa tidak diperbolehkan melakukan plagiarism dalam penulisan karya akhir, thesis, dan disertasi.

“UI khususnya FEB UI juga memiliki fasilitas sangat lengkap sebagai pendukung proses pembelajaran yang harus dimanfaatkan oleh mahasiswa. Selain itu, FEB UI juga menerapkan perguruan tinggi yang berlandaskan pada attitude yang sangat baik. Jadi, mahasiswa dibekali tidak hanya pintar secara akademik, namun attitude juga harus seimbang,” ucap Beta.

Direktur PT. Bluebird, Tbk, Adrianto Djokosoetono mengatakan Bluebird saat ini menerapkan armada mobil berteknologi listrik. Hal ini dilakukan, karena Bluebird memiliki tradisi kuat dalam perintis teknologi dan layanan baru di Indonesia dan membuka diri untuk bereksperimen & mengambil risiko dari upaya tersebut. Langkah yang diambil oleh Bluebird pastinya selalu diikuti oleh pemain industri lain. Tentu, ini disadari bahwa untuk menggulung adopsi kendaraan listrik secara nasional, perlu bertindak sebagai panutan.

Bluebird telah bekerja dengan erat dan mendukung pemerintah dalam banyak usaha (transportasi, pariwisata, lingkungan, dan sebagainya) selama beberapa dekade terakhir. Dalam penerapan mobil listrik ini, Bluebird didukung oleh Kementerian ESDM, Kementerian Perhubungan, Kementerian Keuangan, Kementerian Perindustrian, PLN, Pertamina, BKPM, Angkasa Pura II, dan Badan PTSP Provinsi DKI Jakarta.

“Kami berkomitmen menjadi kontributor terkemuka kelas dunia dalam pengalaman mobilitas ramah lingkungan di Indonesia dan diakui sebagai model unggulan untuk budaya layanan dan kemitraan publik-swasta serta mendukung program lintas sektor pemerintah dalam mewujudkan armada mobil listrik untuk mewujudkan kendaraan ramah lingkungan dan mengurangi polusi udara atau emisi gas buang yang dikeluarkan oleh kendaraan,” kata Adrianto Djokosoetono.

Chief Operation Officer PT. Iron Bird Logistic (Bluebird Group) sekaligus alumni S-3 Stratejik PPIM FEB UI angkatan 2015, Hally Hanafiah memberikan testimoni bahwa Ph.D. intinya menemukan jawaban untuk pertanyaan penelitian Anda dengan cara paling unik yang menggambarkan bahwa Anda merupakan peneliti independen sejati. Keberhasilan tersebut sepenuhnya bergantung pada ide-ide baru dan wawasan baru sebaliknya pun sama dengan program S-2. Karena di UI terutama juga di FEB UI yang dituntut dalam penulis thesis maupun disertasi ialah topik yang diambil haruslah terbaru.

“Tips untuk menulis thesis S-3 agar menjadi karya tulis ilmiah yang bagus maka identifikasi jurnal target haruslah sesuai, persingkat panjang thesis Anda, format ulang pengantar sebagai abstrak, ubah pendahuluan, kencangkan bagian metode, laporkan temuan utama dalam hasil, pastikan diskusi jelas dan singkat, dan batasi jumlah referensi,” ujarnya.

“UI mempunyai karakter yang tidak dipunyai oleh universitas lain. Bila Anda sedang sidang akhir, maka Anda harus sebisa mungkin menjawab pertanyaan atau memberikan argumen yang disanggahkan oleh dewan penguji,” tutupnya. (Des)