Dekan FEB UI Paparkan NKRI Sebagai Modal Kesatuan Ekonomi di Era Global dalam Forum Kebangsaan UI

Dekan FEB UI Paparkan NKRI Sebagai Modal Kesatuan Ekonomi di Era Global dalam Forum Kebangsaan UI

 

Nino Eka Putra ~ Humas FEB UI

DEPOK – Forum Kebangsaan Universitas Indonesia kembali menggelar dialog publik bertemakan “NKRI Sebagai Basis Kesatuan Ekonomi dalam Menghadapi Ketidakpastian Global” yang berlangsung di Balai Sidang UI, Depok, pada Senin (24/6/2019).

Forum kebangsaan ini merupakan sebuah forum yang diinisiasi UI untuk menanggapi isu-isu permasalahan bangsa seperti dinamika politik, daya saing ekonomi, dan kebhinekaan.

“Forum ini ingin membangkitkan kita kembali untuk bersemangat persatuan Indonesia. Kita mempunyai modal yang tidak dimiliki oleh bangsa lain, yaitu kesatuan Indonesia. Untung saja ada NKRI, coba apabila kita bayangkan berada di samudera hindia yang luasnya kecil dan kita hanya menjadi penonton dari ketidakpastian dan globalisasi tersebut,” ucap Ari Kuncoro sebagai Koordinator Forum Kebangsaan UI serta Dekan FEB UI.

Selain itu, tambah Ari Kuncoro, kita perlu mempertajam modal sesuai dengan perkembangan dunia, yaitu modal dalam menghadapi perang dagang. Masalahnya, perkembangan dunia ini sudah menjadi satu aglomerasi dan tidak ada lagi satu produk diproduksi oleh satu pabrik.

Kepala Kajian Makro LPEM FEB UI, Febrio Kacaribu mengatakan perekonomian Indonesia dalam 10 tahun ke depan, diproyeksikan akan terus tumbuh dengan tingkat pertumbuhan 5,3–5,6 persen per tahun. Ini pun akan jauh di atas rata-rata potensi pertumbuhan dunia yang diproyeksikan oleh IMF tumbuh sekitar 3,6% per tahun.

Diproyeksikan sepuluh tahun lagi, peluangnya sangat besar bagi perekonomian Indonesia untuk naik ke posisi nomor 10 ekonomi terbesar di dunia. “Perekonomian yang semakin besar ini akan dibarengi peluang yang semakin besar bagi bangsa Indonesia untuk tampil dan berperan di kancah politik global,” imbaunya.

Dengan demikian, Forum Kebangsaan UI diharapkan dapat menjadi ‘etalase’ think tank UI yang mengedepankan kaidah-kaidah akademis, sebagai bentuk sumbangsih pemikiran dalam upaya bersama di dalam peningkatan kualitas sikap dan tindakan dari SDM bangsa Indonesia. Forum ini diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo pada acara Dies Natalis ke-68 UI yang berlangsung pada Februari 2018 lalu. (Des)