Dekan FEB UI Resmikan Mini Auditorium dan Lounge Departemen Manajemen

Dekan FEB UI Resmikan Mini Auditorium dan Lounge Departemen Manajemen

 

Nino Eka Putra ~ Humas FEB UI

DEPOK – Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia meresmikan ruang Mini Auditorium dan Lounge yang berlangsung di Gedung Departemen Manajemen, pada Jumat (5/10/2018).

Acara peresmian ini dibuka oleh sambutan Prof. Ari Kuncoro, Ph.D., selaku Dekan FEB UI. Renovasi yang dilakukan oleh Departemen Manajemen FEB UI merupakan ide yang sangat inovatif dan inisiatif dari para dosen Manajemen yang menurut laporan berasal dari dana hasil riset. Ini suatu contoh bagus karena bagaimana hasil dari penelitian bisa digunakan untuk merenovasi Mini Auditorium dan Lounge.

“Untuk saat ini sebagai universitas harus mempunyai etalase dan mulai mengapresiasi bahwa fasilitas itu penting. Fasilitas tidak hanya dilihat dari IT atau segala macamnya bagus tetapi akhirnya tampak muka juga sangat penting,” ucap Ari Kuncoro.

Apabila kita lihat konstruksi bangunan di FEB UI yang belum direnovasi, memang 2-3 tahun lagi kita harus merenovasi ruangan tersebut. Jadi, harapannya nanti kita harus berusaha membangun kampus kita yang modern dan kita tetap harus menjaga dan mempertahankan legacy terdahulu.

“Atas nama pimpinan FEB UI, kami mengucapkan apresiasi sebesar-besarnya kepada para dosen di Departemen Manajemen yang telah merelakan sisa dana hasil riset untuk dijadikan sesuatu yang bisa dinikmati oleh publik serta saya ucapkan selamat kepada Departemen Manajemen,” tutup Ari Kuncoro.

Kemudian, dilanjutkan oleh Dony Abdul Chalid, Ph.D., selaku Ketua Departemen Manajemen yang memberikan sambutan terkait laporan renovasi Mini Auditorium dan Lounge. Ia mengatakan bahwa dana untuk merenovasi ruangan ini berasal dari hasil sisa usaha yang ada direkening LSM (Laboratorium Studi Manajemen). Karena ada aturan perubahan, sehingga rekening yang dimiliki sudah tidak boleh digunakan lagi.

Sebelum melakukan renovasi, tentu melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan pihak Dekanat khususnya dengan Vita Silvira, S.E., Ak., MBA, CA (Wakil Dekan II) dan juga melibatkan para dosen yang menjadi perwakilan di Senat Akademik Fakultas dan Universitas.

“Jadi waktu itu kita adakan beberapa kali pertemuan untuk mencoba menyelesaikan penggunaan sisa uang ini. Kita pun sempat berkonsultasi dengan Prof. Dr. Adi Zakaria Afiff. Dari hasil rapat pada saat itu diputuskan untuk menggunakannya untuk proses renovasi. Semua jumlah dana yang ada direkening itu kita pertanggungjawabkan dengan baik ke pihak Dekanat mulai dari laporan segala macam catatan, berita acara. Tak hanya itu, kita juga membeli software untuk kegiatan riset,” kata Dony.

Untuk renovasinya sendiri sudah dicanangkan sejak 2016, karena mengikuti aturan dari UI, barulah terlaksana untuk merenovasi di tahun 2018. Setelah disetujui, kita mulai pemilihan pengerjaan renovasi melalui lelang. Kemudian, di bulan Agustus 2018 tepatnya setelah Idul Adha barulah dimulai merenovasi Mini Auditorium dan Lounge secara bersamaan. Proses pengerjaannya memakan waktu 1 – 2 bulan. Selain itu, nanti akan ada perbaikan lantai di sekitar ruangan tersebut agar sesuai dengan bantuan dana dari Lembaga Manajemen.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah membantu kami untuk.merenovasi ini, seperti dosen di lingkungan Departemen Manajemen, karena ini merupakan sisa hasil keringat mereka di LSM selama ini yang sudah banyak melakukan kegiatan dan terima kasih juga kepada Pimpinan Fakultas yang mengizinkan kami untuk keperluan Departemen Manajemen,” tutup Dony.

Dan terakhir, acara ini dilanjutkan dengan doa bersama, pengguntingan pita oleh Dekan FEB UI yang disaksikan langsung secara bersama-sama sebagai simbolik bahwa telah resminya ruangan tersebut untuk dipergunakan. Kemudian, peninjauan bersama ruang Mini Auditorium dan Lounge, foto bersama, dan ditutup dengan ramah tamah atau makan siang. (Des)

 

Foto Mini Auditorium Departemen Manajemen

 

 

 

Foto Lounge Departemen Manajemen

 

 

 

Foto Acara Berlangsung

 

 

 

 

Leave a Reply