Prof. Emil Salim, Guru Bercerita, Kompas, 6 Maret 2018

EMIL SALIM

Guru Bercerita

Kompas, 6 Maret 2018

 

Emil Salim (87) terlihat antusias mendengar kisah dari pengurus Yayasan Gemar Membaca Indonesia yang dipimpin Firdaus Oemar di rumah kediamannya, di Jakarta, Jumat (3/2) lalu. Firdaus memaparkan program yang sudah sekitar empat tahun dilaksanakan si Sumatera Barat untuk menggerakkan literasi di tingkat keluarga dengan melihat peluang adanya anggaran desa.

Buku bacaan diantar ke keluarg adalam bentuk paket buku untuk ayah, ibu, dan anak. Program ini sebagai uji coba untuk menemukan sistem yang riil dalam menggerakan minat baca secara nasional yang efektif.

Bagi Emil, kegiatan membaca menjadi kebutuhan. Dia ingat, ketika jadi siswa di tingkat sekolah dasar Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Minat baca dalam dirinya tumbuh karena ada seorang gurunya yang bercerita kepada siswa dari isi satu buku.

“Guru saya itu bercerita pada hari Sabtu ketika hamper pulang. Cara berceritanya seru. Ketika di Puncak cerita, guru tidak melanjutkan cerita. Dia membuat kami penasaran. Lalu, kami disuruh membacanya di buku,” kata Emil.

Emil yang masih aktif sebagai pengajar di pascasarjana Universitas Indonesia ini mengatakan, ketika kecil ia suka dengan buku Winnietou karya Karl May. Dia juga beruntung ayahnya menyediakan buku bacaan dan majalah.

“Saya suka dengan ide untuk mengirim paket buku ke keluarga. Waktu kecil saya juga tidak sabar menanti buku di rumah.”kata Emil. (ELN)